Keinginan publik
Indonesia menonton film tentang kisah Nabi Nuh versi Hollywood di
bioskop kandas sudah. Pihak jaringan bioskop 21 Group membenarkan film
Noah tidak lolos sensor oleh lembaga Sensor Film (LSF).
Dikatakan Corporate Secretary Cinema 21
Catherine Keng, pihaknya sudah mendapat pemberitahuan dari pihak LSF.
“Kami sudah diberitahu dari LSF film Noah tidak lolos sensor,” kata
Catherine.
Noah disutradarai Darren Aronofsky,
seorang pria keturunan Yahudi. Film ini dibintangi oleh antara lain
Russel Crowe, Emma Watson, Jennifer Connelly. Seharusnya, Noah
dijadwalkan rilis Jumat pekan ini.
Menanggapi keputusan LSF, pihak 21
menerima hal tersebut. “Kami akan mengikuti keputusan sensor, maka Noah
tidak akan tayang,” kata Catherine.
Sebelumnya diberitakan, beberapa anggota
LSF sudah menonton Noah. Mereka kemudian merekomendasikan Noah tidak
diijinkan tayang di Indonesia.
Dikatakan, selain dianggap tidak sesuai
dengan kisah di kitab suci, penayangan Noah juga dikhawatirkan akan
menyesatkan masyarakat. Sumber pun mengungkapkan alasan lainnya
menjelang pemilu dan bulan Ramadhan perlu dicegah keresahan dan
pro-kontra di masyarakat.
Setelah Crowe dan Watson, Jennifer
Connelly ikut menjamin para pemuka agama kini sudah melunak dan tidak
menentang keras film ini. Menurutnya, orang-orang menolak film Noah
karena belum menyaksikannya.
“Apa yang Anda lihat itu merupakan
kontroversi yang dihasilkan oleh orang-orang yang telah berspekulasi dan
belum melihat filmnya. Sekarang kita mendapat masukan dari pemimpin
keagamaan yang sudah melihat film, dan benar-benar merangkul serta
mendukung film ini,” tutur peraih Academy Award, Golden Globe dan BAFTA
Award ini.
Setelah mendapat penolakan di beberapa
negara Timur Tengah dan kritik dari pemuka agama Nasrani, rumah produksi
segera mencari jalan keluar. Jika awalnya jalan cerita disebut adaptasi
kisah Nabi Nuh di Injil, sekarang mereka meralatnya.
Dalam promosi terbarunya, Noah disebut
tidak benar-benar mengadaptasi kisah Nabi Nuh di Injil. Tapi hanya
sebatas terinspirasi cerita Nabi Nuh, dan jalan cerita yang ditampilkan
murni hasil kreativitas.
Pihak Paramount juga disebut setuju
memotong beberapa adegan yang dianggap akan menuai kontroversi.
Perubahan itu dilakukan setelah berkonsultasi dengan pihak gereja.


18.33
YudaPerdanaOn


0 komentar:
Posting Komentar